Berikut adalah tutorial sablon (digital) dengan sublimation flock. Kali ini yang lebih ditekankan adalah proses pembuatan secara full digital. Adapun bahan yang digunakan ada dua yaitu sublimation flock dan flex. Proses pembuatannya adalah sebagai berikut :
01. Desain
Buat desain yang anda inginkan kemudian beri efek mirror.
02. Cutting
Letakan flex pada mesin cutting plotter untuk dipotong sesuai dengan kontur yang telah didesain (bagian yang ada plastiknya menghadap ke bawah)
03. Peel
Kupas bagian yang tidak di butuhkan, sedangkan bagian yang di butuhkan masih tetap melekat pada plastiknya.
04. Press
Setelah itu letakan di atas kaos dengan posisi menghadap ke atas dimana lapisan plastiknya menghadap ke atas. Press dengan suhu sekitar160 derajat selama 15 detik. Setelah itu proses flex pun selesai dilakukan.
05. Desain Ke-2
Selanjutnya yaitu membuat desain gambar yang lain, dengan warna yang lain. Yang nantinya akan dikombinasikan dengan gambar yang pertama tadi. Setelah di desain, jangan lupa untuk membuat efek mirror pada gambar.
06. Print (sublime)
Print pada kertas biasa (HVS) atau kertas inkjet.
07. Press
Letakan kertas yang telah diprint tadi di atas kertas flock dimana bagian yang terprint menghadap ke kertas flock. Setela itu press dengan suhu 200 derajat selama 40 detik.
08. Lepaskan kertas print
Setelah di press, buka dan lepaskan kertas print sublimasi tadi. Sekarang gambar telah tertransfer pada kertas flock.
09. Cut
Langkah selanjutnya adalah, memotong outline gambar dengan menggunakan cutting plotter (countur cut). Tapi dalam projek ini karena gambar hanya simple berbentuk segi empat maka memotongnya cukup dengan menggunakan gunting saja.
10. Kupas
Setelah di gunting, kupas lapisan backing papernya.
11. Press
Kemudian letakan di atas kaos dengan bagian terprint menghadap ke atas. Setelah itu press dengan menggunakan suhu 160 derajat selama 15 detik.
12. Finished
Kaosnya telah selesai dan siap untuk dipakai.
Proses ini hanya membutuhkan waktu yang relatif singkat dengan proses pengerjaan yang rapih dan bersih. Selain itu cara ini dapat dengan mudah dipelajari dan diterapkan oleh siapapun. Jadi tunggu apalagi? Buat kreasi kaos anda sekarang juga!*** (sumber : nararya - kaskus)
Tampilkan postingan dengan label kaos oblong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kaos oblong. Tampilkan semua postingan
Minggu, 29 November 2009
Senin, 16 November 2009
Cara Menyimpan Baju Kaos
Cara menyimpan baju kaos juga berpengaruh terhadap keawetan baju. Pada saat anda ingin menyimpan kaos kesayangan anda, ada beberapa hal juga yang perlu anda perhatikan agar kaos anda bisa tetap awet.
1. Simpan kaos anda di tempat yang bersih, kering, tidak berdebu dan tertutup rapat.
2. Sebelum disimpan di dalam lemari, pastikan terlebih dahulu bahwa kaos anda telah benar-benar kering agar nantinya tidak menimbulkan bau tidak sedap.
3. Simpan kaos anda di tempat yang tidak penuh sesak agar memudahkan anda untuk mengambilnya pada saat diperlukan. Selain itu, hal itu juga untuk membuat kaos anda agar tidak menjadi kusut serta tidak rapi.
4. Jangan simpan baju kaos yang telah dipakai bersama dengan kaos yang belum dipakai. Baju yang telah dipakai hanya akan membuat baju anda yang lainnya menjadi bau (keringat) serta dapat juga mengundang serangga atau jamur yang akhirnya dapat merusak pakaian kita apabila kaos tersebut masih lembab.
5. Kaos anda juga dapat digantung dengan menggunkan hanger agar rapi tanpa bekas lipatan.
6. Gunakan kamper dan alat penghilang kelembaban air untuk menjaga kaos anda tetap terjaga dalam kondisi yang kering, prima dan baik. Kamper juga dapat mencegah serangga merusak kaos kesayangan anda.
7. Yang terakhir simpan kaos kesayangan anda di tempat yang aman. Jangan sampai kaos kesayangan anda hilang karena di curi orang yang juga naksir sama kaos anda tersebut.
Demikian tips untuk menjaga kaos kesayangan anda agar tetap awet.***
1. Simpan kaos anda di tempat yang bersih, kering, tidak berdebu dan tertutup rapat.
2. Sebelum disimpan di dalam lemari, pastikan terlebih dahulu bahwa kaos anda telah benar-benar kering agar nantinya tidak menimbulkan bau tidak sedap.
3. Simpan kaos anda di tempat yang tidak penuh sesak agar memudahkan anda untuk mengambilnya pada saat diperlukan. Selain itu, hal itu juga untuk membuat kaos anda agar tidak menjadi kusut serta tidak rapi.
4. Jangan simpan baju kaos yang telah dipakai bersama dengan kaos yang belum dipakai. Baju yang telah dipakai hanya akan membuat baju anda yang lainnya menjadi bau (keringat) serta dapat juga mengundang serangga atau jamur yang akhirnya dapat merusak pakaian kita apabila kaos tersebut masih lembab.
5. Kaos anda juga dapat digantung dengan menggunkan hanger agar rapi tanpa bekas lipatan.
6. Gunakan kamper dan alat penghilang kelembaban air untuk menjaga kaos anda tetap terjaga dalam kondisi yang kering, prima dan baik. Kamper juga dapat mencegah serangga merusak kaos kesayangan anda.
7. Yang terakhir simpan kaos kesayangan anda di tempat yang aman. Jangan sampai kaos kesayangan anda hilang karena di curi orang yang juga naksir sama kaos anda tersebut.
Demikian tips untuk menjaga kaos kesayangan anda agar tetap awet.***
Tips Mencuci Baju Kaos
Tips untuk mencuci baju kaos adalah tema yang saya bahas dalam posting kali ini. Karena sama seperti celana jeans, baju kaos saat ini telah menjadi salah satu bagian dari kehidupan sehari-hari. Selain praktis, kaos juga asyik untuk digunakan dalam suasana santai. Untuk itu kita perlu mengetahui bagaimana cara merawat kaos agar kaos kesayangan kita dapat tahan lama. Berikut adalah beberapa tips mencuci kaos kesayangan anda agar tetap awet dan enak di pakai.
1. Jangan merendam kaos terlalu lama
Pada saat merendam kaos (apapun itu jenisnya) usahakan tidak lebih dari 1 jam. Bahkan untuk kaos baru jangan direndam lebih dari 30 menit. Deterjen dapat menyebabkan sablon pada kaos kesayangan anda cepat rusak.
2. Pisahkan kaos putih dari yang berwarna saat dicuci
Perlu dipisahkan antara kaos yang berwarna terutama yang berwarna kuat seperti hitam, merah, biru, dan hijau dengan kaos lain yang berwarna putih. Hal ini untuk mengantisipasi apabila ada yang luntur. Pisahkan juga kaos yang sangat kotor dengan yang tidak begitu kotor, karena apabila dicampur malah dapat membuat kotoran yang ada saling menyebar ke kaos yang lain.
3. Jangan disikat
Pada saat mencuci kaos, jangan menyikat terlalu keras karena dapat merusak sablon pada kaos tersebut. Hindari juga mengucek kaos dengan terlalu kuat karena dapat merusak pori-pori baju.
4. Jemur terbalik
Setelah dibilas, jemur kaos dengan terbalik. Kuatnya sinar matahari dapat mengakibatkan warna kaos dan sablon anda memudar. Oleh sebab itu jemur kaos yang telah dicuci dengan cara di balik terlebih dahulu agar sablon tidak langsung menghadap ke matahari.
5. Jangan digantung pakai hanger
Baju kaos yang akan dijemur jangan digantung pakai hanger karena dapat membuat leher kaos menjadi melar. Kecuali setelah kering, kaos dapat digantung pakai hanger karena berat bahan kaos tidak terlalu berat.
6. Hindari penggunaan pemutih
Jangan menggunakan pemutih pakaian pada kaos anda. Bahan pemutih pakaian mengandung zat kimia yang sangat kuat, yang dapat menyebabkan sablon menjadi luntur dan terkelupas. Pemutih pakaian juga berpotensi membuat kaos jadi cepat tipis dan kasar.
7. Cuci dengan menggunakan Dettol
Kalo qt habis membeli atau mendapat baju bekas / second yang pernah dipakai orang lain maka cuci pakaian tersebut dengan cairan kimia yang aman, yang dapat membunuh kuman agar penyakit-penyakit yang menempel di baju-baju tersebut dapat bersih, contohnya adalah Dettol.
8. Hindari mencuci dengan menggunakan mesin cuci
Cara mencuci kaos yang terbaik adalah dengan cara manual / menggunakan tangan. Penggunaan mesin cuci pada umumnya dapat membuat kaos menjadi melar, sablon cepat rusak, dan pori-pori kasar. Hal ini dikarenakan pada saat mesin cuci berputar, kaos akan menerima beban tarik-ulur dan gesekan dengan kain lain disekitarnya.
9. Perhatikan aturan pada label
Biasanya pada label baju yang terdapat di leher atau bagian pinggang terdapat pesan-pesan dari pabrik mengenai perlakuan yang seharusnya dilakukan pada saat mencuci pakaian tersebut. Ada aturan tentang suhu air, zat kimia untuk mencuci, cara menyetrika, dsb. Pelajari bahan-bahan pakaian dan cara pencuciannya agar tidak salah metode / teknik mencuci
10. Cuci pada jasa laundry
Untuk kaos jenis tertentu dengan bahan khusus atau mudah rusak sebaiknya cucilah di tempat cuci laundry profesional agar kaos kesayangan anda bisa awet selalu.
11. Gunakan pewangi dan pelembut pakaian
Pada bilasan terakhir kita bisa menggunakan cairan pelembut dan pewangi pakaian untuk hasil pencucian yang terbaik.
12. Setrika dengan aman
Jangan lupa untuk menyetrika kaos kesayangan anda yang telah dicuci, dijemur dan telah kering. Hal ini membantu untuk membuat kaos kesayangan anda menjadi lebih awet.
13. Cepat bersihkan kaos yang kena noda
Kalo ada kaos kita yang terkena noda makanan atau noda kimia lainnya sebaiknya lekas dibersihkan agar lebih mudah dihilangkan nodanya daripada menunggu yang akhirnya malah sulit dibersihkan.
14. Jangan dipakai tidur
Kebanyakan orang memakai kaos mereka untuk berbagai macam aktivitas, termasuk pada saat tidur. Demi keamanan kaos anda, sebaiknya jangan memakai kaos kesayangan anda pada saat tidur. Hal tersebut disebabkan karena pada saat tidur, sering kali keringat yang keluar dari tubuh kita membuat kaos menjadi lebih kotor.
15. Pakailah seperlunya
Yang terakhir, pakai kaos kesayangan anda seperlunya. Semakin sering kaos anda dipakai, semakin cepat pula kaos anda akan menjadi pudar. Untuk mengakali hal ini, pakai kaos anda secara bergantian dalam kurun waktu yang tidak terlalu berdekatan.
Demikian beberapa tips praktis dari saya tentang bagaimana mencuci kaos kesayangan anda agar dapat awet dan tahan lama untuk dipakai.***
1. Jangan merendam kaos terlalu lama
Pada saat merendam kaos (apapun itu jenisnya) usahakan tidak lebih dari 1 jam. Bahkan untuk kaos baru jangan direndam lebih dari 30 menit. Deterjen dapat menyebabkan sablon pada kaos kesayangan anda cepat rusak.
2. Pisahkan kaos putih dari yang berwarna saat dicuci
Perlu dipisahkan antara kaos yang berwarna terutama yang berwarna kuat seperti hitam, merah, biru, dan hijau dengan kaos lain yang berwarna putih. Hal ini untuk mengantisipasi apabila ada yang luntur. Pisahkan juga kaos yang sangat kotor dengan yang tidak begitu kotor, karena apabila dicampur malah dapat membuat kotoran yang ada saling menyebar ke kaos yang lain.
3. Jangan disikat
Pada saat mencuci kaos, jangan menyikat terlalu keras karena dapat merusak sablon pada kaos tersebut. Hindari juga mengucek kaos dengan terlalu kuat karena dapat merusak pori-pori baju.
4. Jemur terbalik
Setelah dibilas, jemur kaos dengan terbalik. Kuatnya sinar matahari dapat mengakibatkan warna kaos dan sablon anda memudar. Oleh sebab itu jemur kaos yang telah dicuci dengan cara di balik terlebih dahulu agar sablon tidak langsung menghadap ke matahari.
5. Jangan digantung pakai hanger
Baju kaos yang akan dijemur jangan digantung pakai hanger karena dapat membuat leher kaos menjadi melar. Kecuali setelah kering, kaos dapat digantung pakai hanger karena berat bahan kaos tidak terlalu berat.
6. Hindari penggunaan pemutih
Jangan menggunakan pemutih pakaian pada kaos anda. Bahan pemutih pakaian mengandung zat kimia yang sangat kuat, yang dapat menyebabkan sablon menjadi luntur dan terkelupas. Pemutih pakaian juga berpotensi membuat kaos jadi cepat tipis dan kasar.
7. Cuci dengan menggunakan Dettol
Kalo qt habis membeli atau mendapat baju bekas / second yang pernah dipakai orang lain maka cuci pakaian tersebut dengan cairan kimia yang aman, yang dapat membunuh kuman agar penyakit-penyakit yang menempel di baju-baju tersebut dapat bersih, contohnya adalah Dettol.
8. Hindari mencuci dengan menggunakan mesin cuci
Cara mencuci kaos yang terbaik adalah dengan cara manual / menggunakan tangan. Penggunaan mesin cuci pada umumnya dapat membuat kaos menjadi melar, sablon cepat rusak, dan pori-pori kasar. Hal ini dikarenakan pada saat mesin cuci berputar, kaos akan menerima beban tarik-ulur dan gesekan dengan kain lain disekitarnya.
9. Perhatikan aturan pada label
Biasanya pada label baju yang terdapat di leher atau bagian pinggang terdapat pesan-pesan dari pabrik mengenai perlakuan yang seharusnya dilakukan pada saat mencuci pakaian tersebut. Ada aturan tentang suhu air, zat kimia untuk mencuci, cara menyetrika, dsb. Pelajari bahan-bahan pakaian dan cara pencuciannya agar tidak salah metode / teknik mencuci
10. Cuci pada jasa laundry
Untuk kaos jenis tertentu dengan bahan khusus atau mudah rusak sebaiknya cucilah di tempat cuci laundry profesional agar kaos kesayangan anda bisa awet selalu.
11. Gunakan pewangi dan pelembut pakaian
Pada bilasan terakhir kita bisa menggunakan cairan pelembut dan pewangi pakaian untuk hasil pencucian yang terbaik.
12. Setrika dengan aman
Jangan lupa untuk menyetrika kaos kesayangan anda yang telah dicuci, dijemur dan telah kering. Hal ini membantu untuk membuat kaos kesayangan anda menjadi lebih awet.
13. Cepat bersihkan kaos yang kena noda
Kalo ada kaos kita yang terkena noda makanan atau noda kimia lainnya sebaiknya lekas dibersihkan agar lebih mudah dihilangkan nodanya daripada menunggu yang akhirnya malah sulit dibersihkan.
14. Jangan dipakai tidur
Kebanyakan orang memakai kaos mereka untuk berbagai macam aktivitas, termasuk pada saat tidur. Demi keamanan kaos anda, sebaiknya jangan memakai kaos kesayangan anda pada saat tidur. Hal tersebut disebabkan karena pada saat tidur, sering kali keringat yang keluar dari tubuh kita membuat kaos menjadi lebih kotor.
15. Pakailah seperlunya
Yang terakhir, pakai kaos kesayangan anda seperlunya. Semakin sering kaos anda dipakai, semakin cepat pula kaos anda akan menjadi pudar. Untuk mengakali hal ini, pakai kaos anda secara bergantian dalam kurun waktu yang tidak terlalu berdekatan.
Demikian beberapa tips praktis dari saya tentang bagaimana mencuci kaos kesayangan anda agar dapat awet dan tahan lama untuk dipakai.***
Tips Memilih Kaos Untuk Orang Yang Gemuk
Berikut adalah tips memilih kaos untuk orang yang gemuk alias yang memiliki berat badan berlebihan
Tips yang pertama, pilih model baju kaos yang ga terlalu ketat (press body) tapi juga ga terlalu longgar. Jadi pilih baju kaos yang pas jatuh dibadan alias enak dipakai. Walaupun saat ini memang lagi trend memakai kaos-kaos yang ketat di badan namun anda harus tetap memperhatikan apakah baju kaos yang dipakai nyaman dan enak dipandang mata.
Yang kedua adalah mengenai pemilihan warna kaos. Untuk orang yang memiliki berat badan yang berlebihan sebaiknya menggunakan baju kaos yang berwarna senada dengan celana. sebisa mungkin hindari kaos yang memiliki corak warna yang terlalu ramai karena membuat bentuk badan jadi kurang enak di pandang mata. Untuk para pria berbadan besar biasanya menggunakan kaos yang berwarna gelap. Hal ini cukup baik untuk memberikan kesan badan yang ramping.
Ketiga, mengenai motif kaos. Untuk lebih amannya, gunakan kaos yang memiliki motif tanpa garis-garis. Tapi kalaupun ingin memakai kaos yang memiliki motif garis-garis, hindari memakai kaos yang bermotif garis-garis horizontal. Karena hal itu justru akan memberi efek melebar pada mata. Alhasil badan akan menjadi kelihatan lebih gemuk lagi. Sebaliknya pakai kaos dengan motif garis-garis vertikal, karena garis-garis vertikal justru dapat membantu memberikan efek lebih ramping pada badan. Hal ini dikarenakan garis ini akan menarik mata yang melihat ke arah bawah, sehingga badan yang berukuran besar tampak panjang dan secara visual akan tampak langsing.
Keempat, untuk penggunaan kaos yang berkerah, sebisa mungkin hindari memakai kaos yang memiliki kerah kecil ataupun menutupi leher. Pada dasarnya hal ini berlaku secara umum untuk segala jenis baju. Karena jenis kerah baju yang seperti itu akan memberikan kesan terlihat pendek. Sebaliknya apabila ingin menggunakan kaos yang berkerah, pilih kaos yang memiliki kerah V. Hal ini akan memberi efek leher jenjang sehingga membuat anda akan terlihat lebih langsing.
Yang kelima, gunakan aksesoris yang secukupnya. Hal ini perlu untuk membuat kaos yang dipakai lebih enak lagi dipandang. Mau sebagus apapun kaos yang kita pakai, tetap saja akan membuat anda jadi kelihatan kurang enak dipandang mata apabila aksesorisnya terlalu norak dan berlebihan.
So, untuk anda yang memiliki bentuk tubuh yang berlebihan tidak perlu merasa minder. Selama anda cermat dan pandai dalam memilih pakaian yang akan dipakai, anda akan tetap kelihatan good looking. Dan yang paling utama, tetap percaya diri dengan segala yang anda miliki. Wujudkan Big is Beauty dalam kehidupan anda.***
Tips yang pertama, pilih model baju kaos yang ga terlalu ketat (press body) tapi juga ga terlalu longgar. Jadi pilih baju kaos yang pas jatuh dibadan alias enak dipakai. Walaupun saat ini memang lagi trend memakai kaos-kaos yang ketat di badan namun anda harus tetap memperhatikan apakah baju kaos yang dipakai nyaman dan enak dipandang mata.
Yang kedua adalah mengenai pemilihan warna kaos. Untuk orang yang memiliki berat badan yang berlebihan sebaiknya menggunakan baju kaos yang berwarna senada dengan celana. sebisa mungkin hindari kaos yang memiliki corak warna yang terlalu ramai karena membuat bentuk badan jadi kurang enak di pandang mata. Untuk para pria berbadan besar biasanya menggunakan kaos yang berwarna gelap. Hal ini cukup baik untuk memberikan kesan badan yang ramping.
Ketiga, mengenai motif kaos. Untuk lebih amannya, gunakan kaos yang memiliki motif tanpa garis-garis. Tapi kalaupun ingin memakai kaos yang memiliki motif garis-garis, hindari memakai kaos yang bermotif garis-garis horizontal. Karena hal itu justru akan memberi efek melebar pada mata. Alhasil badan akan menjadi kelihatan lebih gemuk lagi. Sebaliknya pakai kaos dengan motif garis-garis vertikal, karena garis-garis vertikal justru dapat membantu memberikan efek lebih ramping pada badan. Hal ini dikarenakan garis ini akan menarik mata yang melihat ke arah bawah, sehingga badan yang berukuran besar tampak panjang dan secara visual akan tampak langsing.
Keempat, untuk penggunaan kaos yang berkerah, sebisa mungkin hindari memakai kaos yang memiliki kerah kecil ataupun menutupi leher. Pada dasarnya hal ini berlaku secara umum untuk segala jenis baju. Karena jenis kerah baju yang seperti itu akan memberikan kesan terlihat pendek. Sebaliknya apabila ingin menggunakan kaos yang berkerah, pilih kaos yang memiliki kerah V. Hal ini akan memberi efek leher jenjang sehingga membuat anda akan terlihat lebih langsing.
Yang kelima, gunakan aksesoris yang secukupnya. Hal ini perlu untuk membuat kaos yang dipakai lebih enak lagi dipandang. Mau sebagus apapun kaos yang kita pakai, tetap saja akan membuat anda jadi kelihatan kurang enak dipandang mata apabila aksesorisnya terlalu norak dan berlebihan.
So, untuk anda yang memiliki bentuk tubuh yang berlebihan tidak perlu merasa minder. Selama anda cermat dan pandai dalam memilih pakaian yang akan dipakai, anda akan tetap kelihatan good looking. Dan yang paling utama, tetap percaya diri dengan segala yang anda miliki. Wujudkan Big is Beauty dalam kehidupan anda.***
Memilih Baju Untuk Orang Yang Kurus
Memilih baju untuk orang yang kurus memerlukan perhatian yang khusus. Gimana caranya agar baju kaos yang digunakan dapat "menghilangkan" kesan kurus dari pandangan orang lain.
Nah, berikut adalah beberapa tips untuk orang yang ingin menggunakan kaos namun memiliki berat badan yang kurang alias kurus.
1. Gunakan kaos dengan gaya menumpuk. Hal ini untuk membantu memberi kesan tubuh lebih berisi. Misalnya dengan memakai baju tambahan seperti rompi, sweater atau jaket.
2. Perhatikan detail busana. Penggunaan aksesoris tambahan seperti kantung tempel, juga dapat membantu memberi kesan yang sama.
3. Bahan tipis dan lemas menempel di tubuh lebih memperlihatkan tubuh kurus, jadi pakailah kaos yang memiliki jenis bahan yang sedikit tebal supaya tubuh tampak lebih berisi. Contohnya adalah seperti baju rajut.
4. Untuk para wanita khususnya, pergunakan ikat pinggang yang kecil agar tampak lebih proposional
5. Dan juga para wanita dapat membawa tas sederhana dan berukuran kecil dan tipis seperti model tote untuk mempercantik penampilan.
6. Baju yang longgar membuat tubuh kurus kelihatan lebih kurus (tenggelam di dalam bajunya), jadi pakailah kaos yang mengikuti bentuk tubuh.
So, enjoy your day with your lovely t-shirt.***
Nah, berikut adalah beberapa tips untuk orang yang ingin menggunakan kaos namun memiliki berat badan yang kurang alias kurus.
1. Gunakan kaos dengan gaya menumpuk. Hal ini untuk membantu memberi kesan tubuh lebih berisi. Misalnya dengan memakai baju tambahan seperti rompi, sweater atau jaket.
2. Perhatikan detail busana. Penggunaan aksesoris tambahan seperti kantung tempel, juga dapat membantu memberi kesan yang sama.
3. Bahan tipis dan lemas menempel di tubuh lebih memperlihatkan tubuh kurus, jadi pakailah kaos yang memiliki jenis bahan yang sedikit tebal supaya tubuh tampak lebih berisi. Contohnya adalah seperti baju rajut.
4. Untuk para wanita khususnya, pergunakan ikat pinggang yang kecil agar tampak lebih proposional
5. Dan juga para wanita dapat membawa tas sederhana dan berukuran kecil dan tipis seperti model tote untuk mempercantik penampilan.
6. Baju yang longgar membuat tubuh kurus kelihatan lebih kurus (tenggelam di dalam bajunya), jadi pakailah kaos yang mengikuti bentuk tubuh.
So, enjoy your day with your lovely t-shirt.***
Membeli Kaos Second atau Bekas
Membeli kaos second atau bekas (baik itu sisa ekspor ataupun bekas pakai) adalah salah satu favorit saya dan kebanyakan orang. Karena selain harganya cukup miring, apabila jeli, kita juga bisa mendapatkan kaos dengan merek dan kualitas yg bagus serta terkenal (itu kalau beli kaosnya di stand kaos sisa ekspor). Tapi sebelum itu, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan apabila ingin berbelanja kaos second.1. Amati dengan seksama
Ketelitian dalam melihat kaos harus menjadi hal utama apabila ingin membeli kaos second. Pastikan kaos yang anda pilih memiliki jahitan yang masih bagus, kuat dan tidak memiliki kerusakan yang cukup berarti. Cermati apabila terdapat bagian kain yang bolong atau mungkin terkena noda, terutama di bagian bawah lengan yang sekiranya tidak dapat dihilangkan. Perhatikan pula serat kainnya apakah sudah banyak yang terlepas atau terlalu kering. Perhatikan pula aksesoris kaos lainnya tetap bagus apabila memang terdapat aksesoris lain pada kaos tersebut seperti ritsleting, kancing, dsb.
2. Pastikan bahwa kaos tersebut memang cocok
Walaupun anda tertarik dengan sebuah kaos, namun yang pasti kaos tersebut cocok untuk anda pakai. Anda mungkin memiliki selera dengan suatu model kaos tertentu namun jangan lupa untuk mencobanya terlebih dulu. Belum tentu kaos yang sesuai dengan pilihan mata dan hati anda sesuai dengan besar badan badan anda. Apabila anda mendapatkan sepotong baju kaos yang pas di hati dan pas di badan, berarti kaos tersebut memang sudah ditakdirkan untuk anda miliki apabila anda jadi membelinya.
3. Cermati bahannya
Anda tidak tahu kapan dan berapa lama usia kaos yang akan anda beli. Namun yang pasti kaos umumnya terlihat kering dan bladus apabila sudah terlalu lama. Cari kaos yang masih memiliki bahan yang masih tampak baru dan kuat. Bahan yang tebal atau tipis juga mempengaruhi umur kaos. Untuk hal ini anda dapat menyesuaikan dengan selera anda, kaos jenis mana yang anda inginkan.
4. Hunting informasi sebanyak-banyaknya
Semakin banyak informasi yang anda dapatkan, semakin besar pula kesempatan anda untuk mendapatkan kaos pilihan anda dengan harga yang lebih kompetitif. Dalam hal ini sebaiknya anda memilih toko atau tempat menjual baju second yang sudah memiliki kredibilitas dalam menyediakan baju second.
5. Kualitas adalah segalanya
Merk yang terkenal biasanya mempengaruhi kualitas dari produknya. Apabila lagi ada bazar atau cuci gudang di tempa-tempat penjualan kaos, baik itu distro, factory outlet, dll, manfaatkan kesempatan ini untuk menemukan barang yang benar-benar berkualitas. Hunting kaos dengan merek internasional adalah salah satu hal yg wajib. Cari merek yg sudah diakui ketahanan dan kualitas bahannya. Selain tampil keren, anda juga dapat menggunakan kaos tersebut untuk jangka panjang.
So, beli kaos second?! Siapa takut..!!!***
Langganan:
Postingan (Atom)
















