Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Tampilkan postingan dengan label jual beli kaos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jual beli kaos. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 November 2009

Sablon Kaos Dengan Foil (Digital + Manual)

Sablon kaos dengan bahan foil sekarang ini semakin diminati. Baik itu untuk foil yang berwarna gold maupun silver. Adapun beberapa langkah aplikasi pembuatannya pada kaos adalah sebagai berikut :

a). Desain



Buat desain yang anda ingin aplikasikan pada kaos dengan menggunakan software grafis pada komputer (software yang umumnya dipakai adalah Corel Draw dan Photoshop). Setelah selesai anda desain, eksport file gambarnya ke format *.eps dengan posisi mirror.







b). Cutting



Setelah selesai anda mirror, import filenya ke software cutting pada komputer anda lalu kemudian potong dengan mesin plotter.









c). Screen



Lepaskan backing paper lalu rekatkan pada screen. Untuk mempermudah pengerjaannya, anda dapat menggunakan bantuan masking tape (Lihat pembuatan screen pada tutorial flock). Jangan lupa untuk menutup bagian yang tidak di inginkan dengan menggunakan selotip kertas.







d). Glue atau Lem



Letakan screen dengan posisi menghadap kaos dan tuangkan lem sablon (glue) secara merata.










e). Rackle



Sapukan glue secara merata dengan menggunakan rackle. Tekan agak kuat tapi jangan terlalu kuat, secara hati-hati agar screen tidak sobek.









f). Angkat Screen



Angkat screen secara perlahan-lahan tanpa menggeser gambar yang ada.










g). Foiling



Setelah lem benar-benar telah kering, letakan kaos di atas mesin heatpress. Tutup gambar dengan lembaran foil (sesuai dengan ukuran yang diinginkan) dengan bagian yang mengkilap menghadap ke atas.








h). Heat press



Gunakan mesin heatpress pada suhu 130 derajat dengan waktu 15-20 detik.










i). Peel



Setelah di press, tunggu sampe bahan dingin. Sesudah dingin, cabut lembaran foil secara perlahan-lahan.










j). Finish



Kaos anda telah selesai dan siap untuk dipakai.











Demikian proses pembuatan kaos sablon dengan menggunakan bahan foil.***
(sumber : nararya - kaskus)

Senin, 16 November 2009

Membeli Kaos Second atau Bekas

Membeli kaos second atau bekas (baik itu sisa ekspor ataupun bekas pakai) adalah salah satu favorit saya dan kebanyakan orang. Karena selain harganya cukup miring, apabila jeli, kita juga bisa mendapatkan kaos dengan merek dan kualitas yg bagus serta terkenal (itu kalau beli kaosnya di stand kaos sisa ekspor). Tapi sebelum itu, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan apabila ingin berbelanja kaos second.

1. Amati dengan seksama
Ketelitian dalam melihat kaos harus menjadi hal utama apabila ingin membeli kaos second. Pastikan kaos yang anda pilih memiliki jahitan yang masih bagus, kuat dan tidak memiliki kerusakan yang cukup berarti. Cermati apabila terdapat bagian kain yang bolong atau mungkin terkena noda, terutama di bagian bawah lengan yang sekiranya tidak dapat dihilangkan. Perhatikan pula serat kainnya apakah sudah banyak yang terlepas atau terlalu kering. Perhatikan pula aksesoris kaos lainnya tetap bagus apabila memang terdapat aksesoris lain pada kaos tersebut seperti ritsleting, kancing, dsb.

2. Pastikan bahwa kaos tersebut memang cocok
Walaupun anda tertarik dengan sebuah kaos, namun yang pasti kaos tersebut cocok untuk anda pakai. Anda mungkin memiliki selera dengan suatu model kaos tertentu namun jangan lupa untuk mencobanya terlebih dulu. Belum tentu kaos yang sesuai dengan pilihan mata dan hati anda sesuai dengan besar badan badan anda. Apabila anda mendapatkan sepotong baju kaos yang pas di hati dan pas di badan, berarti kaos tersebut memang sudah ditakdirkan untuk anda miliki apabila anda jadi membelinya.

3. Cermati bahannya
Anda tidak tahu kapan dan berapa lama usia kaos yang akan anda beli. Namun yang pasti kaos umumnya terlihat kering dan bladus apabila sudah terlalu lama. Cari kaos yang masih memiliki bahan yang masih tampak baru dan kuat. Bahan yang tebal atau tipis juga mempengaruhi umur kaos. Untuk hal ini anda dapat menyesuaikan dengan selera anda, kaos jenis mana yang anda inginkan.

4. Hunting informasi sebanyak-banyaknya
Semakin banyak informasi yang anda dapatkan, semakin besar pula kesempatan anda untuk mendapatkan kaos pilihan anda dengan harga yang lebih kompetitif. Dalam hal ini sebaiknya anda memilih toko atau tempat menjual baju second yang sudah memiliki kredibilitas dalam menyediakan baju second.

5. Kualitas adalah segalanya
Merk yang terkenal biasanya mempengaruhi kualitas dari produknya. Apabila lagi ada bazar atau cuci gudang di tempa-tempat penjualan kaos, baik itu distro, factory outlet, dll, manfaatkan kesempatan ini untuk menemukan barang yang benar-benar berkualitas. Hunting kaos dengan merek internasional adalah salah satu hal yg wajib. Cari merek yg sudah diakui ketahanan dan kualitas bahannya. Selain tampil keren, anda juga dapat menggunakan kaos tersebut untuk jangka panjang.

So, beli kaos second?! Siapa takut..!!!***

Minggu, 15 November 2009

Membuka Usaha Kaos


Membuka usaha kaos adalah salah satu bisnis yang sangat bonafit. Semakin menjamurnya bisnis distro di Indonesia membuat bisnis T-shirt Collection menjadi lahan yang bagus untuk mengembangkan usaha. Banyak distro-distro menjual kaos murah dengan berbagai desain yang bervariasi. Kebanyakan distro menjual kaos dan membuat desain sendiri-sendiri dan juga berdasarkan pesanan pelanggannya.

Modal awal apabila anda ingin membuat usaha clothing adalah memiliki kemauan dan semangat serta jangan ketinggalan jiwa entrepreneur. Tidak perlu merasa minder apabila anda belum bisa mendesain, belum bisa menyablon sendiri, belum memiliki modal besar buat membeli mesin konveksi, alat-alat sablon plus mesin press nya yang harganya lumayan mahal. Berikut saya akan coba memberikan beberapa tips dan trik yang saya rangkum secara umum tentang bagaimana memulai usaha clothing kaos.

1. Hal penting pertama yang anda butuh adalah IDE dasarnya. Kaos seperti apa yang ingin anda buat. Tema atau topik yang ingin anda buat, karakter dan target market yang anda ingin capai.

2. Bikin BRAND / MERK anda dengan menciptakan logo serta tag line yang akan jadi icon produk anda. Ada banyak keuntungan yang anda dapatkan dengan memiliki merk. Merk akan membuat produk anda berbeda, unik dan tidak menjadi komoditas. Buatlah brand atau merk anda seunik mungkin. Yang penting merk tersebut gampang dicerna dan diingat oleh orang nantinya. Umumnya merk mencerminkan produk atau usaha dari si pemilik brand tersebut.

3. Langkah ketiga adalah buat TIM. Minimal anda joinan dengan teman anda (walaupun cuma berdua). Dalam tim ini anda perlu mencari teman yang jago design (utamakan menguasai Corel Draw dan Adobe Photoshop), karena desainer inilah nantinya yang akan membantu anda dalam menuangkan apa yang anda atau tim anda inginkan ke dalam bentuk visual, seperti bentuk dan gambar logo, tag line, sketsa kaos, dsb.

4. Yang keempat, cari penjahit sama tukang sablon. Cari yang sudah berpengalaman dan telah memiliki reputasi yang anda kenal dengan baik agar produk yang dihasilkan nantinya berkualitas tinggi. Apabila anda sudah mendapatkannya barulah anda membeli mesin jahit konveksi beserta alat-alat untuk sablon. Untuk mesin jahit kaos minimalnya anda harus memiliki mesin potong kain, mesin jahit high speed, mesin obras, dan mesin overdeck, lebih bagus lagi punya mesin jahit rantai dan setrika uap. Untuk peralatan sablon sendiri antara lain meliputi mesin, Screen, Rakel, Meja sablon plus Meja pembuatan Film, hot press, Pasta, Pewarna, Obat emulsi, Obat pembersih dll.

Namun apabila anda belum memiliki modal untuk merekrut penjahit atau membeli mesin-mesin dan peralatan tersebut, anda tidak perlu berkecil hati. Anda bisa melakukan kerjasama dengan pihak lain mulai dari yang menyediakan jasa menjahit sampai kepada sablon. Tinggal bagaimana anda cermat dalam mencari dan mengajaknya untuk bekerjasama.

5. Khusus untuk anda yang benar-benar menangani usaha ini mulai dari proses produksi sampai distribusi, maka berikut adalah beberapa hal yang perlu anda siapkan untuk memulai proses produksi usaha kaos anda.

* Kain. Ada banyak jenis kain untuk t-shirt yang ada di pasaran. Mulai dari Higet (biasanya untuk kaos partai), PE dan TC (Banyak mengandung bahan polister, jadi agak panas), Katun Combat, Katun Kardet, Double Nit, Single Nit, Lacoste, dll. Untuk kaos-kaos distro, umumnya memakai standar bahan katun Combat (kualitas terbaik). 1 kg bahan bisa dibuat menjadi di 3,2 kaos lengan pendek laki-laki dewasa. Untuk yang lengan panjang biasanya jadi 1,5 kaos. Anda juga perlu menyiapkan rib yang menjadi bahan pembuatan kerah untuk kaos oblong. Untuk bahan rib juga ada yang katun dan ada yang PE. Sedangkan untuk pembuatan kaos berkerah umumnya menggunakan kain kaos juga yang jadinya dibentuk menjadi kerah.

* Label. Biasanya label diletakkan di leher kaos bagian dalam belakang. Label berfungsi sebagai identitas produk anda nantinya karena memuat logo, ukuran dan merk produk.

* Tag . Tag dipakai untuk aksesoris brand kaos yang memuat info produk seperti harga, kode, ukuran, sama identitas produk atau bisa juga contact person produsen . Tag biasanya dibuat dari kertas atau plastik dengan sistem cetak atau sablon. Kalo mau dicetak harus buat banyak. Untuk memasang tag ini memakai tag gun bersama tag pin.

* Kemasan. Kemasan ini sebagai pemanis dari produk bisa dibuat dari plastik, box atau kain. Lebih baik lagi pada kemasan ini terdapat identitas produk.

6. Untuk masalah tempat menjual disesuaikan dengan kondisi keuangan. Apabila anda memiliki modal lebih maka anda dapat membeli atau menyewa tempat yang strategis sebagai tempat untuk jualan seperti ruko, stan mall, dsb. Akan tetapi memanfaatkan rumah atau tempat tinggal sendiri dapat menjadi alternatif yang sangat ekonomis karena anda tidak perlu mengeluarkan budget terlalu besar untuk tempat usaha kaos anda. Yang penting anda bisa memanage dan mendekor sedemikian rupa agar tempat tersebut menjadi enak dipandang mata dan representatif. Ingat, dalam membuka usaha bukan modal uang yang menjadi kekuatan utama tetapi kreatifitaslah yang harus menjadi pondasinya.

Setelah itu semua terpenuhi, anda tinggal memulai untuk memproduksi lalu kemudian memasarkannya. Tips ini secara umum ditujukan untuk mereka yang sama sekali baru dalam industri bisnis kaos. Selamat berkreasi dan ayo buka usaha!***