Sablon kaos dengan bahan foil sekarang ini semakin diminati. Baik itu untuk foil yang berwarna gold maupun silver. Adapun beberapa langkah aplikasi pembuatannya pada kaos adalah sebagai berikut :
a). Desain
Buat desain yang anda ingin aplikasikan pada kaos dengan menggunakan software grafis pada komputer (software yang umumnya dipakai adalah Corel Draw dan Photoshop). Setelah selesai anda desain, eksport file gambarnya ke format *.eps dengan posisi mirror.
b). Cutting
Setelah selesai anda mirror, import filenya ke software cutting pada komputer anda lalu kemudian potong dengan mesin plotter.
c). Screen
Lepaskan backing paper lalu rekatkan pada screen. Untuk mempermudah pengerjaannya, anda dapat menggunakan bantuan masking tape (Lihat pembuatan screen pada tutorial flock). Jangan lupa untuk menutup bagian yang tidak di inginkan dengan menggunakan selotip kertas.
d). Glue atau Lem
Letakan screen dengan posisi menghadap kaos dan tuangkan lem sablon (glue) secara merata.
e). Rackle
Sapukan glue secara merata dengan menggunakan rackle. Tekan agak kuat tapi jangan terlalu kuat, secara hati-hati agar screen tidak sobek.
f). Angkat Screen
Angkat screen secara perlahan-lahan tanpa menggeser gambar yang ada.
g). Foiling
Setelah lem benar-benar telah kering, letakan kaos di atas mesin heatpress. Tutup gambar dengan lembaran foil (sesuai dengan ukuran yang diinginkan) dengan bagian yang mengkilap menghadap ke atas.
h). Heat press
Gunakan mesin heatpress pada suhu 130 derajat dengan waktu 15-20 detik.
i). Peel
Setelah di press, tunggu sampe bahan dingin. Sesudah dingin, cabut lembaran foil secara perlahan-lahan.
j). Finish
Kaos anda telah selesai dan siap untuk dipakai.
Demikian proses pembuatan kaos sablon dengan menggunakan bahan foil.***
(sumber : nararya - kaskus)
Tampilkan postingan dengan label kaos sablon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kaos sablon. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 28 November 2009
Selasa, 17 November 2009
Transfer Paper Untuk Baju Kaos
Kali ini kita akan membahas mengenai transfer paper untuk baju kaos. Dengan semakin maraknya permintaan pasar terhadap produk kaos saat ini, maka jenis usaha pembuatan kaos pun kian marak dibuka. Mulai dari yang menggunakan tehnik sablon manual, sablon digital sampai kepada yang buatan pabrik. Berikut saya akan membahas sedikit mengenai penggunaan transfer paper yang sering digunakan dalam teknik pembuatan image pada kaos yang anda inginkan. Sebelumnya perlu diketahui bahwa secara umum transfer paper dibagi atas dua jenis, yaitu Clear dan Dark.
1. Utk light fabrics (kaos terang/putih) ------> CLEAR
2. Dark fabrics (kaos gelap/hitam) -------> DARK
Transfer paper jenis clear digunakan untuk kain yang berwarna putih, sedangkan untuk yang jenis dark digunakan untuk kain selain warna putih. Saat ini harga transfer paper untuk type Clear sekitar Rp.10.000,-/lembarnya, sedangkan untuk type Dark sekitar Rp. 75.000,-/lembarnya. Untuk 1 bungkusnya berisi 5 lembar.
(NB : *harga bisa saja berbeda, tergantung dari toko yang menjualnya.)
Tehnik penyablonan untuk yang type clear adalah sebagai berikut :
1. Desain gambar di komputer. Setelah itu balik gambar tersebut dengan menggunakan efek mirror.
2. Setelah itu cetak di kertas transfer paper (TP)
3. Selesai dicetak, gunting sisi kertas tadi dengan menyisakan 0.2mm di sekeliling image untuk bordernya.
4. Selanjutnya taruh kertas karton tebal di bawah kaos sebagai alas.
5. Letakan transfer paper di atas kaos dan gosok dengan setrikaan dgn kepanasan low, sebab kalau terlalu panas bisa lengket di kertas..
6. Lama menggosoknya tidak perlu terlalu lama, cukup sekitar 25 - 30 detik saja.
7. Terakhir buka perlahan kertasnya dan selesai sudah prosesnya. Baju kaos kesayangan anda dapat anda pakai.
Selanjutnya tehnik penyablonan untuk transfer paper untuk yang type dark adalah sebagai berikut :
1. Desain gambar di komputer lalu cetak di atas kertas transfer paper. Image gambar tidak perlu di balik dengan menggunakan efek mirror. Jangan lupa gunakan kualitas best pada opsi di printer.
2. Setelah itu lepaskan secara hati-hati lembaran berwarna putih susu yang melekat di transfer paper. Anda akan mendapatkan semacam lembaran membran elastis yang nantinya itu untuk di pasang di kaos.
3. Selanjtunya letakan lembaran membran ini ke kaos dan letakan kertas minyak ( bawaan saat beli ) diatas membran tadi, lalu gosok perlahan dengan strikaan. Gosoknya pun jangan terlalu lama sebab akan membuat membran menjadi kering dan tipis. Cukup sekitar 25 – 30 menit saja.
Sebelum itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat pembuatan image pada transfer paper dengan cara print.
1. Disarankan untuk menggunakan original ink yang dari printernya.
2. Apabila menggunakan tinta infuse, gunakan jenis tinta Pigmen. Jangan menggunakan tinta infuse yang Dye karena akan cepat luntur. Walaupun hasil cetak tinta Dye lebih baik dalam hal kualitas pixel gambar.
3. Untuk penggunaan printer jenis laserjet juga bagus. Namun jenis printer ini jarang digunakan karena harga tinta (toner)nya yang relatif lebih mahal bila dibandingkan dengan tinta printer yang lain.
Ada beberapa keuntungan dalam memakai sistem ini:
1. Pengerjaannya jadi lebih mudah karena prosesnya yang lebih cepat.
2. Gambarnya dapat dibuat full colour.
3. Dapat di aplikasikan di atas kaos yang menggunakan bahan cotton, polyester, polycotton, silk, kanvas, dsb.
Selain kelebihan tersebut, ada beberapa kelemahan juga yang sering ditemui seperti:
1. Kaos yang dicetak dengan menggunakan transfer paper memerlukan perawatan khusus seperti :
- pada saat dicuci tidak di kucek/sikat,
- tidak boleh menggunakan bleach atau pemutih,
- tidak boleh di rendam terlalu lama,
- jangan menggunakan pengering atau dryer machine,
- sebaliknya untuk proses pengeringan sebaiknya dengan cara diangin-anginkan saja,
- pada saat di setrika jangan langsung kena transfer paper,
- kaos jangan dipakai tidur
- dsb
2. Apabila menggunakan tinta infus dye ink, maka akan cepat luntur.
3. Sebaik apapun perawatannya, kaos yang menggunakan transfer paper akan rusak, pecah, atau terkelupas gambarnya setelah beberapa kali cuci (sekitar 10-20x cuci apabila kaos benar-benar dirawat dengan baik).
Dari data-data di atas, dapat disimpulkan bahwa kaos dengan jenis digital transfer ini sebaiknya (efektif) digunakan untuk even-even tertentu yang memerlukan penanganan cepat (seperti acara kampanye, acara tv, panitia acara live music, serta acara-acara lainnya yang bersifat insidental.***
1. Utk light fabrics (kaos terang/putih) ------> CLEAR
2. Dark fabrics (kaos gelap/hitam) -------> DARK
Transfer paper jenis clear digunakan untuk kain yang berwarna putih, sedangkan untuk yang jenis dark digunakan untuk kain selain warna putih. Saat ini harga transfer paper untuk type Clear sekitar Rp.10.000,-/lembarnya, sedangkan untuk type Dark sekitar Rp. 75.000,-/lembarnya. Untuk 1 bungkusnya berisi 5 lembar.
(NB : *harga bisa saja berbeda, tergantung dari toko yang menjualnya.)
Tehnik penyablonan untuk yang type clear adalah sebagai berikut :
1. Desain gambar di komputer. Setelah itu balik gambar tersebut dengan menggunakan efek mirror.
2. Setelah itu cetak di kertas transfer paper (TP)
3. Selesai dicetak, gunting sisi kertas tadi dengan menyisakan 0.2mm di sekeliling image untuk bordernya.
4. Selanjutnya taruh kertas karton tebal di bawah kaos sebagai alas.
5. Letakan transfer paper di atas kaos dan gosok dengan setrikaan dgn kepanasan low, sebab kalau terlalu panas bisa lengket di kertas..
6. Lama menggosoknya tidak perlu terlalu lama, cukup sekitar 25 - 30 detik saja.
7. Terakhir buka perlahan kertasnya dan selesai sudah prosesnya. Baju kaos kesayangan anda dapat anda pakai.
Selanjutnya tehnik penyablonan untuk transfer paper untuk yang type dark adalah sebagai berikut :
1. Desain gambar di komputer lalu cetak di atas kertas transfer paper. Image gambar tidak perlu di balik dengan menggunakan efek mirror. Jangan lupa gunakan kualitas best pada opsi di printer.
2. Setelah itu lepaskan secara hati-hati lembaran berwarna putih susu yang melekat di transfer paper. Anda akan mendapatkan semacam lembaran membran elastis yang nantinya itu untuk di pasang di kaos.
3. Selanjtunya letakan lembaran membran ini ke kaos dan letakan kertas minyak ( bawaan saat beli ) diatas membran tadi, lalu gosok perlahan dengan strikaan. Gosoknya pun jangan terlalu lama sebab akan membuat membran menjadi kering dan tipis. Cukup sekitar 25 – 30 menit saja.
Sebelum itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat pembuatan image pada transfer paper dengan cara print.
1. Disarankan untuk menggunakan original ink yang dari printernya.
2. Apabila menggunakan tinta infuse, gunakan jenis tinta Pigmen. Jangan menggunakan tinta infuse yang Dye karena akan cepat luntur. Walaupun hasil cetak tinta Dye lebih baik dalam hal kualitas pixel gambar.
3. Untuk penggunaan printer jenis laserjet juga bagus. Namun jenis printer ini jarang digunakan karena harga tinta (toner)nya yang relatif lebih mahal bila dibandingkan dengan tinta printer yang lain.
Ada beberapa keuntungan dalam memakai sistem ini:
1. Pengerjaannya jadi lebih mudah karena prosesnya yang lebih cepat.
2. Gambarnya dapat dibuat full colour.
3. Dapat di aplikasikan di atas kaos yang menggunakan bahan cotton, polyester, polycotton, silk, kanvas, dsb.
Selain kelebihan tersebut, ada beberapa kelemahan juga yang sering ditemui seperti:
1. Kaos yang dicetak dengan menggunakan transfer paper memerlukan perawatan khusus seperti :
- pada saat dicuci tidak di kucek/sikat,
- tidak boleh menggunakan bleach atau pemutih,
- tidak boleh di rendam terlalu lama,
- jangan menggunakan pengering atau dryer machine,
- sebaliknya untuk proses pengeringan sebaiknya dengan cara diangin-anginkan saja,
- pada saat di setrika jangan langsung kena transfer paper,
- kaos jangan dipakai tidur
- dsb
2. Apabila menggunakan tinta infus dye ink, maka akan cepat luntur.
3. Sebaik apapun perawatannya, kaos yang menggunakan transfer paper akan rusak, pecah, atau terkelupas gambarnya setelah beberapa kali cuci (sekitar 10-20x cuci apabila kaos benar-benar dirawat dengan baik).
Dari data-data di atas, dapat disimpulkan bahwa kaos dengan jenis digital transfer ini sebaiknya (efektif) digunakan untuk even-even tertentu yang memerlukan penanganan cepat (seperti acara kampanye, acara tv, panitia acara live music, serta acara-acara lainnya yang bersifat insidental.***
Senin, 16 November 2009
Cara Aman Menyeterika Baju Kaos
Berikut ini adalah beberapa tips cara aman untuk menyetrika baju kaos.
1. Setrika kaos anda dengan menggunakan cairan pelicin pakaian agar hasil setrikaan lebih bagus, tidak kusut dan harum baunya.
2. Untuk bagian yang ada sablonannya sebaiknya disetrika dengan cara dibalik di mana yang tersetrika adalah bagian sisi yang lainnya agar sablonan tetap awet, tidak rusak atau luntur karena terkena suhu panas setrika.
3. Setrikalah baju kaos sesuai aturan yang tertera pada label pesan perlakuan pakaian yang biasanya ada di bagian leher atau pinggang. Pelajari suhu-suhu yang perlu diset untuk setiap jenis bahan agar tidak salah pada saat menyetrika. Jangan sampai kaos anda jadi mengerut sablonannya gara-gara strikanya yang terlalu panas.
4. Menyetrika baju kaos sebaiknya dilakukan setelah kaos benar-benar kering. Jemur pakaian di terik matahari yang cukup agar pakaian lebih awet dan tidak cepat rapuh.***
1. Setrika kaos anda dengan menggunakan cairan pelicin pakaian agar hasil setrikaan lebih bagus, tidak kusut dan harum baunya.
2. Untuk bagian yang ada sablonannya sebaiknya disetrika dengan cara dibalik di mana yang tersetrika adalah bagian sisi yang lainnya agar sablonan tetap awet, tidak rusak atau luntur karena terkena suhu panas setrika.
3. Setrikalah baju kaos sesuai aturan yang tertera pada label pesan perlakuan pakaian yang biasanya ada di bagian leher atau pinggang. Pelajari suhu-suhu yang perlu diset untuk setiap jenis bahan agar tidak salah pada saat menyetrika. Jangan sampai kaos anda jadi mengerut sablonannya gara-gara strikanya yang terlalu panas.
4. Menyetrika baju kaos sebaiknya dilakukan setelah kaos benar-benar kering. Jemur pakaian di terik matahari yang cukup agar pakaian lebih awet dan tidak cepat rapuh.***
Langganan:
Postingan (Atom)











