Sebelumnya ada beberapa perbedaan antara proses sablon kaos dengan cara duracotton laser dan sublimation:
- Warna : Duracotton laser mempunyai hasil warna yang akurat sedangkan sublimation mempunyai hasil warna yang agak menyimpang (turun), terutama untuk warna magenta.
- Bahan : Duracotton laser bisa diaplikasikan untuk kain katun, polyester, 50/50, dsb. Sedangkan untuk sublimation hanya dapat diterapkan pada bahan yang mengandung polyester.
- Kain : Dalam hal ini sama-sama hanya dapat digunakan untuk kain yang berwarna putih atau warna terang (tapi perlu diingat bahwa tidak ada tinta putih).
- Kekuatan : Sublimation lebih tahan lama karena tinta menyerap ke dalam kain namun duracotton jauh lebih kuat dari transfer paper biasa.
Ok, setelah mengetahui beberapa hal tersebut, saatnya untuk mulai melakukan proses pembuatan Duracotton.
1). Desain Gambar
Desain gambar yang ingin anda sablon dengan memakai software grafis lalu kemudian beri efek mirror image.
2). Print
Print gambar tersebut dengan menggunakan duracotton pada mesin laser (non oil base toner).Jangan lupa untuk menggunakan setting normal untuk plain paper.
3). Gunting
Setelah selesai, gunting bagian yang diinginkan. Lapisan pada duracotton nantinya adalah invisible (tidak tampak). Namun ada baiknya hanya menggunting bagian yang diinginkan untuk memudahkan penglihatan
dan peletakan gambar pada kaos.
4). Press
Press dengan mesin heatpress pada suhu 190 derajat selama 15 detik (perlu dicoba pada masing-masing mesin karena umumnya mesin buatan Cina tidak akurat temperaturnya).
5). Peel
Lepaskan kertas dalam keadaan panas. Apabila sudah terlanjur dingin, press kembali selama beberapa detik saja.
6). Press kembali
Lapisi gambar dengan plastik tahan panas. Press kembali sekitar 3 detik saja untuk membuat warna lebih baik dan merata.
07. Finished
Kaos telah selesai dan siap untuk dipakai.
Demikian proses sablon kaos secara digital dengan menggunakan bahan duracotton laser.***
(sumber : Nararya - kaskus)
Tampilkan postingan dengan label sablon kaos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sablon kaos. Tampilkan semua postingan
Minggu, 29 November 2009
Sablon Kaos Dengan Bahan Flex (Digital)
Oke deh…. berarti pakai triks cutting per layer per color Proses ini hanya dapat dilakukan untuk flex yang tidak bisa ditumpuk. Dimana cara yang digunakan adalah cutting per layer per colour. (NB : ada beberapa jenis flex yang bisa ditumpuk-tumpuk sehingga desain dan cut-nya lebih bebas untuk diaplikasikan sesuka hati (coba pakai flex powerdigital dan velflex)). Berikut adalah langkah-langkah pembuatannya :
01. Desain gambar
Pertama yang harus dilakukan adalah desain gambar dan kemudian memisahkan masing-masing warna pada masing-masing layer. Eksport perwarna ke format *eps atau *dxf atau *plt (prefer eps). Hal ini dikarenakan mesin cutting yang digunakan hanya menerima file vector eps, dxf atau plt.
02. Cutting
Cutting per warna. (jangan lupa cutting dengan mode mirror image).
03. Peel
Cabut atau lepaskan bagian yang tidak di inginkan secara perlahan-lahan.
04. Letakan Menghadap ke Kaos dan Press.
Posisikan layer yang paling utama terlebih dahulu (terbesar dan melingkupi objek. Dalam kasus contoh adalah yang berwarna hitam). Press pada suhu dan waktu yg ditentukan (NB : baca instruksi manual masing-masing flex). Untuk flex bung Yofin, di mesin saya memakai suhu 160 derajat dengan waktu 15 detik. Berhubung karena kasus ini adalah multi layer, maka dikurangi waktunya menjadi 10-12 detik karena proses press akan dilakukan selama beberapa kali.
05. Peel
Cabut atau lepaskan plastik nya.
06. Posisikan Layer Kedua
Letakan dan posisikan warna kedua (dalam kasus contoh adalah yang berwarna putih). Karena menggunakan plastik tembus pandang maka mudah dipantau langsung oleh mata. Untuk membuatnya menjadi presisi, anda dapat memakai bantuan registration mark.
07. Press
Setelah itu press cover layer pertama dengan suhu yang sama (dalam kasus contoh adalah yang berwarna hitam) dengan menggunakan plastik tahan panas. Dapat juga digunakan plastik baking papernya.
08. Peel
Buka baking papernya.
09. Posisikan Layer Ketiga
Selanjutnya posisikan layer ketiga (dalam kasus ini adalah yang berwarna merah).
10. Press
Press kembali bersama cover bagian hitam dan merah dengan plastik tahan panas.
11. Peel
Selanjutnya cabut baking papernya.
12. Finish
Kaosnya telah selesai dan siap untuk digunakan. (NB : apabila ada beberapa detail yang ingin ditambahkan seperti dalam kasus contoh adalah pada bagian mata, hidung dan tulisan, maka dapat dipress kembali seperti pada step sebelumnya).
Tips untuk menggunakan metode multi layer seperti ini pada umumnya dapat diterapkan apabila flex tidak bisa ditumpuk. Oleh sebab itu perlu untuk memisahkan masing-masing warna yang ada. Usahakan layer pertama yang paling besar dan mengcover area gambar dibuat “bleeding”, artinya lebih besar sedikit dari gambar. Hal ini untuk menjaga ada bagian yang bolong atau tidak tertutup dengan rapih.
Selain itu waktu untuk press juga dapat dikurangi dari instruction manualnya. Misalkan harusnya 15 detik, maka dapat dikurangi menjadi 10-12 detik. Hal ini dilakukan karena flex akan dipress secara berulang-ulang, sehingga dengan waktu yang relatif lebih cepat, flex tidak akan menjadi lumer karena terlalu lama dipanaskan.
Demikian tips menyablon kaos secara digital dengan menggunakan bahan flex.***
(sumber : Nararya - kaskus)
01. Desain gambar
Pertama yang harus dilakukan adalah desain gambar dan kemudian memisahkan masing-masing warna pada masing-masing layer. Eksport perwarna ke format *eps atau *dxf atau *plt (prefer eps). Hal ini dikarenakan mesin cutting yang digunakan hanya menerima file vector eps, dxf atau plt.
02. Cutting
Cutting per warna. (jangan lupa cutting dengan mode mirror image).
03. Peel
Cabut atau lepaskan bagian yang tidak di inginkan secara perlahan-lahan.
04. Letakan Menghadap ke Kaos dan Press.
Posisikan layer yang paling utama terlebih dahulu (terbesar dan melingkupi objek. Dalam kasus contoh adalah yang berwarna hitam). Press pada suhu dan waktu yg ditentukan (NB : baca instruksi manual masing-masing flex). Untuk flex bung Yofin, di mesin saya memakai suhu 160 derajat dengan waktu 15 detik. Berhubung karena kasus ini adalah multi layer, maka dikurangi waktunya menjadi 10-12 detik karena proses press akan dilakukan selama beberapa kali.
05. Peel
Cabut atau lepaskan plastik nya.
06. Posisikan Layer Kedua
Letakan dan posisikan warna kedua (dalam kasus contoh adalah yang berwarna putih). Karena menggunakan plastik tembus pandang maka mudah dipantau langsung oleh mata. Untuk membuatnya menjadi presisi, anda dapat memakai bantuan registration mark.
07. Press
Setelah itu press cover layer pertama dengan suhu yang sama (dalam kasus contoh adalah yang berwarna hitam) dengan menggunakan plastik tahan panas. Dapat juga digunakan plastik baking papernya.
08. Peel
Buka baking papernya.
09. Posisikan Layer Ketiga
Selanjutnya posisikan layer ketiga (dalam kasus ini adalah yang berwarna merah).
10. Press
Press kembali bersama cover bagian hitam dan merah dengan plastik tahan panas.
11. Peel
Selanjutnya cabut baking papernya.
12. Finish
Kaosnya telah selesai dan siap untuk digunakan. (NB : apabila ada beberapa detail yang ingin ditambahkan seperti dalam kasus contoh adalah pada bagian mata, hidung dan tulisan, maka dapat dipress kembali seperti pada step sebelumnya).
Tips untuk menggunakan metode multi layer seperti ini pada umumnya dapat diterapkan apabila flex tidak bisa ditumpuk. Oleh sebab itu perlu untuk memisahkan masing-masing warna yang ada. Usahakan layer pertama yang paling besar dan mengcover area gambar dibuat “bleeding”, artinya lebih besar sedikit dari gambar. Hal ini untuk menjaga ada bagian yang bolong atau tidak tertutup dengan rapih.
Selain itu waktu untuk press juga dapat dikurangi dari instruction manualnya. Misalkan harusnya 15 detik, maka dapat dikurangi menjadi 10-12 detik. Hal ini dilakukan karena flex akan dipress secara berulang-ulang, sehingga dengan waktu yang relatif lebih cepat, flex tidak akan menjadi lumer karena terlalu lama dipanaskan.
Demikian tips menyablon kaos secara digital dengan menggunakan bahan flex.***
(sumber : Nararya - kaskus)
Sablon Kaos (Digital) Dengan Sublimation Flock
Berikut adalah tutorial sablon (digital) dengan sublimation flock. Kali ini yang lebih ditekankan adalah proses pembuatan secara full digital. Adapun bahan yang digunakan ada dua yaitu sublimation flock dan flex. Proses pembuatannya adalah sebagai berikut :
01. Desain
Buat desain yang anda inginkan kemudian beri efek mirror.
02. Cutting
Letakan flex pada mesin cutting plotter untuk dipotong sesuai dengan kontur yang telah didesain (bagian yang ada plastiknya menghadap ke bawah)
03. Peel
Kupas bagian yang tidak di butuhkan, sedangkan bagian yang di butuhkan masih tetap melekat pada plastiknya.
04. Press
Setelah itu letakan di atas kaos dengan posisi menghadap ke atas dimana lapisan plastiknya menghadap ke atas. Press dengan suhu sekitar160 derajat selama 15 detik. Setelah itu proses flex pun selesai dilakukan.
05. Desain Ke-2
Selanjutnya yaitu membuat desain gambar yang lain, dengan warna yang lain. Yang nantinya akan dikombinasikan dengan gambar yang pertama tadi. Setelah di desain, jangan lupa untuk membuat efek mirror pada gambar.
06. Print (sublime)
Print pada kertas biasa (HVS) atau kertas inkjet.
07. Press
Letakan kertas yang telah diprint tadi di atas kertas flock dimana bagian yang terprint menghadap ke kertas flock. Setela itu press dengan suhu 200 derajat selama 40 detik.
08. Lepaskan kertas print
Setelah di press, buka dan lepaskan kertas print sublimasi tadi. Sekarang gambar telah tertransfer pada kertas flock.
09. Cut
Langkah selanjutnya adalah, memotong outline gambar dengan menggunakan cutting plotter (countur cut). Tapi dalam projek ini karena gambar hanya simple berbentuk segi empat maka memotongnya cukup dengan menggunakan gunting saja.
10. Kupas
Setelah di gunting, kupas lapisan backing papernya.
11. Press
Kemudian letakan di atas kaos dengan bagian terprint menghadap ke atas. Setelah itu press dengan menggunakan suhu 160 derajat selama 15 detik.
12. Finished
Kaosnya telah selesai dan siap untuk dipakai.
Proses ini hanya membutuhkan waktu yang relatif singkat dengan proses pengerjaan yang rapih dan bersih. Selain itu cara ini dapat dengan mudah dipelajari dan diterapkan oleh siapapun. Jadi tunggu apalagi? Buat kreasi kaos anda sekarang juga!*** (sumber : nararya - kaskus)
01. Desain
Buat desain yang anda inginkan kemudian beri efek mirror.
02. Cutting
Letakan flex pada mesin cutting plotter untuk dipotong sesuai dengan kontur yang telah didesain (bagian yang ada plastiknya menghadap ke bawah)
03. Peel
Kupas bagian yang tidak di butuhkan, sedangkan bagian yang di butuhkan masih tetap melekat pada plastiknya.
04. Press
Setelah itu letakan di atas kaos dengan posisi menghadap ke atas dimana lapisan plastiknya menghadap ke atas. Press dengan suhu sekitar160 derajat selama 15 detik. Setelah itu proses flex pun selesai dilakukan.
05. Desain Ke-2
Selanjutnya yaitu membuat desain gambar yang lain, dengan warna yang lain. Yang nantinya akan dikombinasikan dengan gambar yang pertama tadi. Setelah di desain, jangan lupa untuk membuat efek mirror pada gambar.
06. Print (sublime)
Print pada kertas biasa (HVS) atau kertas inkjet.
07. Press
Letakan kertas yang telah diprint tadi di atas kertas flock dimana bagian yang terprint menghadap ke kertas flock. Setela itu press dengan suhu 200 derajat selama 40 detik.
08. Lepaskan kertas print
Setelah di press, buka dan lepaskan kertas print sublimasi tadi. Sekarang gambar telah tertransfer pada kertas flock.
09. Cut
Langkah selanjutnya adalah, memotong outline gambar dengan menggunakan cutting plotter (countur cut). Tapi dalam projek ini karena gambar hanya simple berbentuk segi empat maka memotongnya cukup dengan menggunakan gunting saja.
10. Kupas
Setelah di gunting, kupas lapisan backing papernya.
11. Press
Kemudian letakan di atas kaos dengan bagian terprint menghadap ke atas. Setelah itu press dengan menggunakan suhu 160 derajat selama 15 detik.
12. Finished
Kaosnya telah selesai dan siap untuk dipakai.
Proses ini hanya membutuhkan waktu yang relatif singkat dengan proses pengerjaan yang rapih dan bersih. Selain itu cara ini dapat dengan mudah dipelajari dan diterapkan oleh siapapun. Jadi tunggu apalagi? Buat kreasi kaos anda sekarang juga!*** (sumber : nararya - kaskus)
Sabtu, 28 November 2009
Sablon Kaos Dengan Cat Rubber
Di dalam dunia sablon kaos, teknik sablon dengan cat rubber memiliki kekuatan dan kelemahan tersendiri. Namun dalam kesempatan kali ini saya akan memberikan contoh tutorial yang saya ambil dari salah satu artikel online seputar dunia sablon kaos.
Untuk memulainya, ada beberapa materi yang perlu dipersiapkan, antara lain :
1. Mesin Heat Press
2. Mesin Cutting Plotter
3. Printer Sublime (epson)
Alat dan Bahan untuk Membuat Sablon Digital
1. Tinta (rubber, glitter, glue, kertas adhesive roll 21cm (Lebar A4), rackle)
2. Screen
3. Lembar Flock yang telah jadi (flat color)
4. Foil (Warna Gold, Silver, Hologram, dan plastik tahan panas)
Ok, setelah menyiapkan bahan-bahan di atas, sekarang saatnya untuk mencoba membuat kaos dengan menggunakan Sablon Digital + Manual dengan bahan sablon rubber.
a). Desain
Proses mendesain dapat menggunakan software grafis seperti Corel Draw, Photoshop, Adobe Illustrator, Freehand, dsb. Apapun jenis software yang dipergunakan, jangan lupa untuk memberikan efek mirror agar desain tidak terbalik pada hasil akhirnya.
b). Cutting
Bahan cutting menggunakan media sticker transparan one side adhesive dengan mesin cutting plotter. Apabila nantinya hanya menggunakan satu warna, cutting keseluruhan gambar yang
dibutuhkan. Tapi apabila lebih banyak warna, lakukan proses cutting sesuai dengan warna masing-masing (satu warna satu lembar sticker).
c). Screen
Tempelkan pada screen. Untuk memudahkan, anda dapat menggunakan stiker masking terlebih dahulu. Kemudian lepaskan kertas putih (backing paper) pada stiker dan lekatkan pada screen lalu buka masking (utk lebih jelasnya coba lihat pada tutorial flock). Pastikan stiker menempel dengan rapih dan hanya bagian yg akan diwarna saja yang tidak tertutup.
d). Letakan di atas kaos
Letakan screen diatas kaos dengan mengatur posisi sesuai dengan yang diinginkan. Perhatikan dan pastikan gambar menghadap ke atas dan tidak terbalik.
e). Tuangkan cat rubber
Tuangkan cat rubber pada bagian tepi bawah dan usahakan agar cat terbagi rata.
f). Gunakan rackle
Sapukan cat merata pada seluruh bagian yg kita inginkan. Gunakan rackle untuk mempermudah meratakannya. Tekan agak kuat tapi jangan terlalu kuat (lakukan dengan hati-hati dan jangan sampai merobek screen).
g). Angkat screen
Setelah anda memastikan cat telah tersapu dengan merata, angkat screen secara perlahan dan jangan menggeser.
h). Plastic Heat Resistance
Tunggu cat sampai benar-benar kering. Setelah itu letakkan kaos di atas mesin heatpress dan jangan lupa lapisi gambar dengan plastik tahan panas.
i). Heatpress
Gunakan mesin heatpress dengan suhu 120 derajat selama 15-20 detik. (NB : jika menggunakan warna yg berbeda-beda, sablon masing-masing warna tersebut terlebih dahulu sebelum menuju ke mesin heatpress).
j). Finished
Setelah di press, angkat plastik penutupnya dan kaos telah selesai dan siap untuk dipakai.
(sumber: Nararya (kaskus)
Untuk memulainya, ada beberapa materi yang perlu dipersiapkan, antara lain :
1. Mesin Heat Press
2. Mesin Cutting Plotter
3. Printer Sublime (epson)
Alat dan Bahan untuk Membuat Sablon Digital
1. Tinta (rubber, glitter, glue, kertas adhesive roll 21cm (Lebar A4), rackle)
2. Screen
3. Lembar Flock yang telah jadi (flat color)
4. Foil (Warna Gold, Silver, Hologram, dan plastik tahan panas)
Ok, setelah menyiapkan bahan-bahan di atas, sekarang saatnya untuk mencoba membuat kaos dengan menggunakan Sablon Digital + Manual dengan bahan sablon rubber.
a). Desain
Proses mendesain dapat menggunakan software grafis seperti Corel Draw, Photoshop, Adobe Illustrator, Freehand, dsb. Apapun jenis software yang dipergunakan, jangan lupa untuk memberikan efek mirror agar desain tidak terbalik pada hasil akhirnya.
b). Cutting
Bahan cutting menggunakan media sticker transparan one side adhesive dengan mesin cutting plotter. Apabila nantinya hanya menggunakan satu warna, cutting keseluruhan gambar yang
dibutuhkan. Tapi apabila lebih banyak warna, lakukan proses cutting sesuai dengan warna masing-masing (satu warna satu lembar sticker).
c). Screen
Tempelkan pada screen. Untuk memudahkan, anda dapat menggunakan stiker masking terlebih dahulu. Kemudian lepaskan kertas putih (backing paper) pada stiker dan lekatkan pada screen lalu buka masking (utk lebih jelasnya coba lihat pada tutorial flock). Pastikan stiker menempel dengan rapih dan hanya bagian yg akan diwarna saja yang tidak tertutup.
d). Letakan di atas kaos
Letakan screen diatas kaos dengan mengatur posisi sesuai dengan yang diinginkan. Perhatikan dan pastikan gambar menghadap ke atas dan tidak terbalik.
e). Tuangkan cat rubber
Tuangkan cat rubber pada bagian tepi bawah dan usahakan agar cat terbagi rata.
f). Gunakan rackle
Sapukan cat merata pada seluruh bagian yg kita inginkan. Gunakan rackle untuk mempermudah meratakannya. Tekan agak kuat tapi jangan terlalu kuat (lakukan dengan hati-hati dan jangan sampai merobek screen).
g). Angkat screen
Setelah anda memastikan cat telah tersapu dengan merata, angkat screen secara perlahan dan jangan menggeser.
h). Plastic Heat Resistance
Tunggu cat sampai benar-benar kering. Setelah itu letakkan kaos di atas mesin heatpress dan jangan lupa lapisi gambar dengan plastik tahan panas.
i). Heatpress
Gunakan mesin heatpress dengan suhu 120 derajat selama 15-20 detik. (NB : jika menggunakan warna yg berbeda-beda, sablon masing-masing warna tersebut terlebih dahulu sebelum menuju ke mesin heatpress).
j). Finished
Setelah di press, angkat plastik penutupnya dan kaos telah selesai dan siap untuk dipakai.
(sumber: Nararya (kaskus)
Langganan:
Postingan (Atom)












































